Senin, 04 April 2011

Masyarakat Pembelajar

Minggu sore. Seperti sore yang lain, saya selalu membeli menu sama untuk makan sore beberapa hari terakhir ini. Nasi cap cay. Entah mengapa saya suka menu makanan satu ini. Sambil menunggu masakan tersedia, saya asyik membukai surat kabar terbitan surabaya yang ada di meja.
@edu-games.com

Di kolom Metropolis, bagian depan bawah, saya dapati sesuatu yang menarik. Berkisah tentang sebuah kelompok masyarakat yang inspiratif.  Rukun Warga 8 di Babat Jerawat kecamatan Pakal Surabaya.

Inspriratif sebab masyarakat di sana adalah masyarakat yang peduli dengan kemajuan akademik anak-anaknya. Bila di satu keluarga, orang tua memiliki pemahaman yang cukup akan pentingnya perkembangan buah hatinya dalam pola asuh, adalah bagus. Namun bila satu kelompok masyarakat memahami akan pentingnya ruang bagi anak-anaknya untuk tumbuh berkembang dan diarahkan adalah sesuatu yang patut dicontoh.

Di Rukun Warga ini ada jam belajar masyarakat. Ah biasa. Kerap di sudut jalan tertera plang tentang jam belajar ini. Memang benar. Yang membedakan adalah peraturan itu sekedar peraturan dan dekorasi saja atau memang diterapkan dalam keseharian.

Rukun Warga 8 ini ternyata masuk dalam kategori yang menerapkan. Hampir semua masyarakatnya termasuk anak-anak memahami dan mentaati peraturan ini. Antara pukul 18.00 sampai 19.30 adalah waktu jam belajar masyarakat. Otomatis tidak ada anak yang bermain atau jalan-jalan di luar rumah. Mereka semua belajar. Tidak ada juga yang menyalakan televisi.
Serunya, para orang tua dan semua kalangan di masyarakat ini mendukung. Hampir tidak ada pula bapak-bapak atau ibu-ibu yang terlihat berlalu-lalang di jalan. Bila ada, hanyalah orang-orang yang baru pulang dari bekerja, dan mereka pun segera masuk rumah.

Dampak positif dari pemberlakuan jam belajar ini adalah prestasi anak-anak di sekolah yang meningkat cukup signifikan. Bagaimanapun lingkungan dan orang tua adalah salah satu penentu dari  keberhasilan seorang anak selain sekolah tentunya. Bila hidup di lingkungan yang mendukung perkembangannya, anak pun akan berkembang dengan baik.

Menyenangkan andai perilaku di kelompok kecil masyarakat di Suarabaya Barat ini bisa diterapkan oleh kelompok masyarakat yang lainnya. Akan lebih banyak lagi bermunculan generasi yang menjanjikan dan membuat keadaan lebih baik.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar