Pages

Showing posts with label maaf. Show all posts
Showing posts with label maaf. Show all posts

Friday, 17 June 2016

Dua Luka di Jari Pagi ini

Di lantai bawah terdengar suara riang tawa Si Bocah diselingi obrolan ringan dengan ayahnya. Terdengar asyik. “Gantian aku yang aduk ya ?” Tanya Si Bocah disusul suara tawa. “Adonannya jadi coklat semua, Ayah. Lihat!” Ayahnya mengiyakan.

Pagi itu mereka sepakat membuat pancake bersama. Mulai dari menyiapkan bahan sampai membuat adonan. Si Bocah suka sekali makan pancake. Dia ingin membuatnya bersama ayahnya kali ini, bukan bersama bunda. Kenapa ? tanya saya. “Karena Ayah di rumah hari ini, ga kerja.”

Thursday, 28 April 2016

Ortu pun Pernah Salah

sini
Sebuah e-mail dari teman, saya terima pagi ini. Bertanya kabar dan mengkomentari aktivitas saya setahun terakhir ini. ‘Keren kamu, bisa move on dari wanita bekerja menjadi ibu rumah tangga. Seru sepertinya hidupmu, tidak membosankan!’

Sejujurnya agak malu membaca isi e-mail-nya. Sebab, saya tidak sehebat seperti apa yang dipikirkannya. Tetap ada saat-saat bosan dan kadang ingin bekerja kembali di luar rumah. Bisa bebas ngobrol dengan teman-teman di kafe tanpa terikat waktu dan memikirkan anak di rumah.