Di lantai bawah terdengar
suara riang tawa Si Bocah diselingi obrolan ringan dengan ayahnya. Terdengar asyik.
“Gantian aku yang aduk ya ?” Tanya Si Bocah disusul suara tawa. “Adonannya jadi
coklat semua, Ayah. Lihat!” Ayahnya mengiyakan.
Pagi itu mereka sepakat
membuat pancake bersama. Mulai dari
menyiapkan bahan sampai membuat adonan. Si Bocah suka sekali makan pancake. Dia ingin membuatnya bersama
ayahnya kali ini, bukan bersama bunda. Kenapa ? tanya saya. “Karena Ayah di
rumah hari ini, ga kerja.”