 |
| ekspresi unik berbeda |
Menjadi guru di sekolah dasar memberikan kesempatan saya untuk belajar banyak hal tentang hidup dari anak-anak. Banyak hal. Kesabaran, kreativitas, percaya diri, berani bercerita, seni tersenyum(hehehehe yang ini jujur masih susah sekali), memberi perhatian, belajar kembali untuk konsisten, bernyanyi, membaca, berhitung, belajar menyulam (meski masih juga berantakan), memasak, dan berbicara dengan benar (penting nih agar anak-anak pun terbiasa dengan bahasa yang benar, tidak bahasa slank atau prokem saja).Terkesan saya berlebihan ya ?
Mungkin iya mungkin juga tidak. Menengok sebentar ke belakang, latar belakang pendidikan saya memang digagas menjadi guru. Tetapi guru anak-anak di usia remaja sebab bahasa asing (kecuali inggris biasanya) tak diajarkan di sekolah dasar. Namun entahlah, dulu setiap ada pembelajaran selain bahasa dan budaya napoleon, tak pernah saya perhatikan. Jangankan tertarik, melirik saja tidak hehehehe. Menjadi guru belum terlintas saat itu. Yang terpikirkan adalah menjadi penterjemah. Selain penterjemah tidak hohohoho. Keren kan ?
Tetapi anak-anak dengan keajaibannya membuka ketertarikan saya dengan dunia mereka.