Pages

Showing posts with label imajinasi. Show all posts
Showing posts with label imajinasi. Show all posts

Wednesday, 16 November 2016

Tak Ada Balok, Kardus pun Jadi

‘Nda, aku ingin bermain seperti Baby Bop’, kata Si Bocah pagi ini sambil mengulurkan buku yang dipegangnya (Baby Bop adalah salah satu tokoh favoritnya di serial Barney).

‘Bermain apa itu ?’

‘Ini menyusun balok. Kapan-kapan kita beli yuk Nda, balok yang banyak’.

Mendengar permintaannya, alih-alih mengiyakan, saya memintanya untuk memperhatikan balok yang disusun Baby Bop. Menanyakan apa bentuknya. Apakah bisa baloknya diganti dengan kardus. Ketika Si Bocah mengatakan bisa, maka kami pun bersepakat memakai kardus. Ada cukup banyak kardus tidak terpakai berbagai ukuran.

Thursday, 23 June 2016

Biarlah Anak-anak Memiliki Imajinasinya Sendiri

Pensil warna siap. Daun kering siap. Lem ada. Buku gambar juga sudah tersedia. Sekarang saatnya bersenang-senang, yeay! Si Bocah pun dengan sigap membuka halaman buku gambar. Saat itu agenda berkegiatannya adalah berkreasi dengan daun kering. Ditempel sekaligus diberi gambar agar menarik.

dari sini
Saya  sempat mencari referensi di internet tentang kegiatan ini. Melihat contohnya, pasti kita semua sepakat kalau itu bagus sekali.  Kreatif dan lucu-lucu bukan?
dari sini
Jujur, saya pribadi kalau untuk berkegiatan atau bahkan berimajinasi seperti ini hanya bisa melambaikan tangan sambil cepat-cepat menghindar. Nyerah dengan kegiatan yang artsy seperti ini hehehehe (meski saya suka melihat pameran seni rupa lho).

Friday, 17 February 2012

Sst… Ternyata Menggambar itu Tak Cuma Pakai Pensil dan Kuas lho!



Melihat kedua gambar di atas, menurut anda apakah benar bentuknya mirip sebuah jembatan? Atau pohon buah seperti yang tertulis pada judulnya ?

Tidak ? Lalu mirip apakah kedua gambar itu ? Mirip coretan tak berbentuk ? Atau tidak mirip apa-apa sebab memang tak memiliki kemiripan dengan apapun ?

Ah… kalau anda bilang tidak mirip apa-apa, mungkin kita perlu kembali mengenang masa kanak-kanak dimana imajinasi bergerak bebas kemanapun hehehehehe. Membayangkan sesuatu dengan bebas, tak khawatir akan benar dan salah. Bebas dan mengalir kemana saja.

Itu pula yang hari senin pagi dilakukan murid-murid saya. Seusai melakukan doa belajar bersama, anak-anak telah ribut dengan benang jahit, koran, dan kaos yang mereka bawa. Jam pertama ini mereka akan berkreativitas menggunakan cat bersama guru keseniannya. Kaos yang dibawa untuk melindungi seragam putih mereka dari percikan cat sedangkan koran untuk alas meja.

Lalu benang untuk apa ? Ternyata benang adalah alat yang mereka gunakan untuk menggambar nanti. Bukan pensil, spidol, atau kuas seperti yang biasa mereka gunakan. Namun benang.