“Dar der dor ! Nguing nguing nguing ! Perhatian ! Ada musuh di depan. Ayo kita tembak. Posisi siaga. Jangan sampai kalah ! Dor dor dor ! Argh …!”
Itulah sebagian dialog yang biasa murid laki-laki katakan ketika mereka sedang bermain di kelas.
Di sekolah, untuk murid kelas 1 dan kelas 2 memang beristirahat dan bermain di dalam kelas, tidak di luar. Saat-saat bermain dan beristirahat adalah saat-saat rawan terjadi konflik dan kecelakaan, maka guru kelas kecil harus ada di kelas untuk mengawasi. Selain juga mengarahkan ketika permainan yang dilakukan membahayakan baik untuk dirinya maupun teman yang lain sebab anak-anak di usia perkembangan ini, masih memerlukan pendampingan dalam memaknai sebuah permainan.
Saya menikmati sekali melihat saat-saat mereka bermain. Melakukan sesuatu yang disenangi bersama teman-temannya tanpa beban. Terlihat ceria dan gembira.
